Biografi Maradona Si Anak Emas

biografi maradona

Siapa yang tidak kenal dengan pemain hebat Maradona? Ya, ia adalah pemain sepak bola asal Argentina. Bola adalah sahabat sejati Maradona. Ia bermain sepak bola di jalan bersama teman-temannya yang beragam usianya. Sepak bola jalanan inilah yang mengasah kecerdikan manuver dan kekuatan fisik Maradona untuk bertarung dengan lawan yang lebih tua dan lebih besar. Apabila penasaran dengan sosok Maradona, maka berikut ini akan dijabarkan mengenai biografi Maradona yang menarik dibaca:

Awal Karir Maradona

Nama lengkapnya adalah Diego Armando Maradona. Ia lahir pada tanggal 30 Oktober 1960 di Argentina. Kiprah Maradona diawali dari keyakinan pelatih klub Argentinous Junior, Francis Cornejo pada kemampuan teknik bocah mungil itu. Namun, Cornejo tetap belum yakin pemain muda berkaki kiri itu cukup umur untuk tampil bersama timnya.

Ia dilirik oleh tim utama saat usianya baru 15 tahun. Maradona menjalani debut bersama Argentinous Juniors di divisi satu melawan Talleres de Cordoba pada 20 Oktober 1976. Sang fenomena menjadi perbincangan global setelah membela tim nasional Argentina. Ia mencetak 34 gol dalam 91 laga membela “Albiceleste”, kedua setelah Gabriel Batistuta. Federasi sepak Bola Argentina menghormati “Si Anak Emas” dengan memensiunkan kotum “Albiceleste” Nomor 10.

READ  Nama Pemain Sepak Bola Dunia dan Negara Asalnya

Mulai Bergabung dengan Argentina

Maradona menjalani debut di Albiceleste pada 3 April 1977 melawan tim pemain-pemain seleksi dalam negeri. Ia kemudian dipanggil oleh pelatih timnas Argentina, Cesar Luis Menotti yang mempersiapkan tim untuk Piala Dunia 1978. Argentina juara di tanah mereka, tetapi tanpa Maradona yang dinilai masih terlalu muda oleh Menotti.

Prestasi Maradona dilengkapi ketika di Piala Dunia Spanyol 1982, Maradona belum mampu menunjukkan seluruh kemampuannya. Argentina kalah di laga pembuka melawan Belgia kemudian mengalahkan Hungaria dan El Savador. Maradona mencetak 2 gol ke gawang Hungaria, tetapi tidak bisa mengulangi saat melawan Italia dan Brasil di putaran kedua.

Piala Dunia Meksiko 1986 sama sekali berbeda. Lima gol Maradona, satu ke gawang Italia dan masing-masing dua untuk Inggris di perempat final dan Belgia di semifinal, mengantar tim asuhan Carlos Bilardo ke final dan mengunci tiket ke final. Dialah ‘El Grande’ yang mengangkat Piala Dunia setelah mengalahkan Jerman Barat 3-2 di final.

READ  Pencetak Gol Terbanyak Chelsea Sepanjang Masa

Prestasi dan Karir Maradona

Maradona memiliki segudang prestasi yang patut di apresiasi, diantaranya adalah juara liga Argentina (1981), juara liga Spanyol (1983), juara Piala Dunia (1986), juara Piala Italia (1987), peringkat dua Piala Dunia (1990), juara Piala Super Italia (1991), juara trophy Artemio Franchi (1993), juara Piala UEFA (1989) dan juara liga Italia (1987 & 1990).

Karir Maradona di klub bola terhitung panjang. Pada tahun 1976 sampai 1981 bergabung dengan Argentinous Juniors, pada 1981-1982 dan 1995-1997 bergabung bersama Boca Juniors, pada 1982 sampai 1984 di Barcelona, pada 1984 sampai 1991 di Napoli, pada 1992 sampai 1993 di Sevilla dan terakhir yaitu Newell’s Old Boys pada tahun 1993-1994.

READ  Pencetak Gol Terbanyak Liga Spanyol

Selain prestasi yang sudah disebutkan, sebenarnya masih banyak prestasi yang telah diraih oleh Maradona. Bagaimana tidak? Sosok Maradona yang memiliki julukan sebagai “Anak Emas” ini memang sangat patut dibanggakan, baik dari segi performanya dalam bermain sepak bola maupun prestasi-prestasi lainnya.

Sekian informasi mengenai biografi Maradona. Bagaimana, sangat menarik, bukan? Maradona merupakan salah satu sosok yang begitu menginspirasi dan layak dijadikan panutan. Khususnya bagi orang yang ingin menjadi pemain bola profesional, baik di ranah nasional hingga internasional. Tidak hanya itu, biografi tentang Maradona ini ternyata dapat ditemukan di berbagai sumber literatur, baik berupa buku, jurnal maupun artikel lainnya.

You May Also Like

About the Author: Rapunzel Hiromi